HUT ke-81 RI, Megawati Sentil Praktik Garuk Tambang: Keuntungan buat Pribadi, Anak Cucu Kita Miskin

​”Mineral dan hutan-hutan kita, Indonesia bisa makmur sebenarnya. Inilah yang harus kita capai melalui Pola Pembangunan Semesta dan Berencana Abad 21. Sudah dibuat oleh 600 doktor, tapi pada zaman Pak Harto tidak dipakai, disembunyikan, dibuang begitu saja,” ungkapnya.

​Megawati pun menegaskan akan menginstruksikan seluruh jajaran PDIP pada Kongres partai mendatang untuk kembali memperjuangkan jalannya konsep pembangunan tersebut.

​Pekerjaan Sejarah dan Pesan Nisan Tak Bernama

​Memaknai 81 tahun usia kemerdekaan, Megawati mengingatkan bahwa cita-cita Indonesia merdeka merupakan pekerjaan sejarah yang belum selesai. Ia meminta seluruh rakyat Indonesia terus mewarisi militansi para pejuang bangsa.

​Ia secara khusus menyentuh sisi kemanusiaan dengan mengajak masyarakat membawa anak-anak mereka berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) untuk melihat nisan-nisan tanpa nama.

​”Coba kamu datang ke taman pahlawan, tolong berikan bunga dan doa. Bawa anak-anakmu dan tunjukkan nisan-nisan yang tidak bernama. Mereka jiwa raga diserahkan kepada yang namanya belum ada Indonesia. Itulah namanya jiwa perjuangan,” tutur Megawati.

​Ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia ditakdirkan lahir sebagai bangsa pejuang yang harus mampu berdiri di atas kaki sendiri (berdikari) serta menjaga kekayaan alamnya demi masa depan anak cucu bangsa.

Exit mobile version