Survei teknisnya memprioritaskan kawasan dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat di Kabupaten Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, hingga Sikka, untuk kemudian dibandingkan dengan area yang relatif tidak terdampak.
BMKG mencatat sampai dengan Senin (17/8/2026) pukul 11.00 WIB telah terjadi 1.624 gempa susulan pascagempa utama, dengan 23 kejadian antara lain gempa bermagnitudo di atas 5,0 dan 59 kejadian dirasakan oleh warga.
Namun, Wijayanto berharap publik khususnya warga di Flores dan sekitarnya bersikap tenang dan hindari bangunan yang retak. Selain itu selalu mengakses pembaruan informasi kebencanaan melalui kanal komunikasi resmi BMKG sebagai basis kesiapsiagaan. (adm)











