Ridho Rahmadi mundur karena alasan merasa tidak kuat bolak-balik Yogyakarta-Jakarta dalam rangka tugasnya sebagai dosen dan Ketua Umum Partai. Untuk kebaikan semua pihak dan tentu saja dirinya sendiri, maka mundur sebagai Ketua Umum Partai diambilnya.
Apakah ini akan menjadi akhir dari politik dinasti Amien Rais di Partai Ummat? Ataukah ini akan menjadi akhir dari karir politik Amien Rais di partai politik? Entahlah. Membangun partai baru dari nol, apalagi dalam usia seperti Amien Rais saat ini, memang tidaklah mudah.
Banyak sekali diskon yang harus diberikan. Bahkan, sekelas Ridho Rahmadi yang tergolong masih muda pun harus menyerah pada takdir sebelum Pemilu kedua dilaluinya sebagai Ketua Umum Partai Ummat. Usia memang tidak bisa bohong, kalau semangat bisa saja diada-adakan, seolah Indonesia masih bisa ditaklukkan. (ERIZAL)











