Izin Geotermal Gunung Ungaran Terbit, WALHI Soroti Risiko Lingkungan

Izin Geotermal Gunung Ungaran Terbit, WALHI Soroti Risiko Lingkungan/foto: Instagram

FAKTANASIONAL.NET – Izin proyek panas bumi atau geotermal di kawasan Gunung Ungaran, Jawa Tengah, mendapat sorotan dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Tengah.

Organisasi lingkungan tersebut mempertanyakan urgensi pembangunan pembangkit baru karena sistem kelistrikan Jawa Tengah-DIY masih mencatat surplus daya.

Deputi Direktur WALHI Jateng Nur Cholis mengacu pada data PLN UID Jateng-DIY 2025. Kapasitas listrik terpasang mencapai sekitar 6.400 megawatt (MW), sedangkan beban puncak berada di kisaran 4.200 MW.

Dengan demikian, masih tersedia cadangan sekitar 2.200 MW atau 44,94 persen.

“Kami menilai Jawa Tengah belum memiliki urgensi untuk menambah pembangkit listrik baru berskala besar, apalagi di kawasan bentang alam yang penting bagi warga,” kata Cholis dalam keterangan tertulis, Selasa (1/9/2026), dikutip dari Kompas.com.

Menurut dia, kondisi surplus tersebut memunculkan pertanyaan mengenai dasar pembangunan pembangkit, apakah benar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat atau justru lebih mengakomodasi kepentingan investasi.

WALHI juga mengingatkan potensi dampak ekologis dari aktivitas geotermal, terutama terhadap ketersediaan air dan keberadaan mata air.

Cholis mencontohkan warga Dusun Pawuhan, Dataran Tinggi Dieng, yang disebut mengalami kesulitan memperoleh air bersih karena sumber air diduga terdampak aktivitas di sekitar PLTPB.

Exit mobile version