Ribuan Penerbangan di Inggris Dibatalkan, Sejumlah Bandara Gagal Teknis

Kondisi di Bandara Heathrow, Inggris, Selasa, 8 September 2026. Foto: Instagram

Ketika ditanya apakah ia sedang mempertimbangkan tuntutan tersebut, Rolfe menyatakan fokus utamanya saat ini adalah memastikan masalah gangguan massal yang melanda Inggris ini dapat diselesaikan terlebih dahulu.

Gangguan sistem NATS ini pun diketahui melumpuhkan jadwal sejumlah maskapai yang beroperasi di Britania Raya dan sekitarnya.

Dilansir dari BBC, Maskapai EasyJet mencatatkan 200 pembatalan penerbangan, sementara British Airways melakukan lebih dari 100 pembatalan.

Di Heathrow, yang merupakan salah satu bandara tersibuk di Eropa, keberangkatan sempat dihentikan di sekitar jam makan siang sebelum akhirnya dilanjutkan kembali.

SIA Tambah Penerbangan, Atasi Dampak Erupsi Anak Krakatau

Namun, gangguan lanjutan kembali terjadi pada sore hari.

Bandara tersebut dikabarkan kehabisan ruang untuk menampung pesawat yang datang karena pesawat-pesawat sebelumnya tidak dapat diberangkatkan.

Akibatnya, tiga belas penerbangan yang menuju Heathrow terpaksa dialihkan ke bandara lain di Inggris dan Eropa.

Sementara itu, para penumpang diimbau untuk menghubungi maskapai masing-masing guna memeriksa status penerbangan mereka.

Maskapai British Airways dalam pernyataannya menyebutkan, mereka mengantisipasi adanya dampak lanjutan dari gangguan ini.

Pengalaman Penumpang yang Tertahan di Landasan
Bandara-bandara di seluruh Inggris menyatakan bahwa mereka mengalami pembatalan serta penundaan, dan menyarankan masyarakat untuk memeriksa detail penerbangan mereka sebelum melakukan perjalanan.

Menurut FlightRadar, bandara yang paling parah terdampak meliputi Heathrow, Gatwick, Manchester, dan Birmingham, sementara Ryanair memastikan penumpang yang terdampak akan segera diberi pemberitahuan resmi. (*)