FAKTANASIONAL.NET – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandarlampung meminta inspektorat Bandarlampung agar bersikap kooperatif dalam proses penanganan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang berkaitan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bandarlampung.
Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Bandarlampung, Mohammad Iqbal Firdaozi mengatakan, langkah kooperatif tersebut ditegaskan agar inspektorat dapat segera membalas surat secara resmi yang telah dikirimkan oleh kejaksaan satu bulan yang lalu.
“Saya tidak tau koordinasi dengan Pidana Khusus (Pidsus) sejauh ini seperti apa. Tapi yang jelas surat secara resmi sudah dikirimkan sejak bulan Agustus lalu. Namun, jika inspektorat tidak juga kooperatif untuk membalas surat kita, maka kita akan kirimkan kembali surat secara resmi kepada inspektorat tersebut,” katanya di Bandarlampung, Jumat (11/9).
Dia melanjutkan sejauh ini, pihak kejaksaan baru melakukan koordinasi melalui surat secara resmi yang telah dikirimkan. Untuk koordinasi secara lisan, lanjut Iqbal, pihaknya tidak mengetahui hal tersebut karena masuk dalam ranah bidang Pidsus.
“Kalau secara lisan saya tidak tahu. Tapi yang jelas untuk proses penyelidikan itu kita lebih mengedepankan koordinasi antar pihak terutama ke inspektorat. Apalagi ini menggunakan Anggara Pendapat Belanja dan Daerah (APBD),” kata dia.
Koordinasi antara aparat penegak hukum dengan lembaga pengawasan internal pemerintah tersebut sangat diperlukan agar setiap dugaan penyimpangan anggaran dapat ditelusuri secara menyeluruh atau adanya indikasi kerugian negara Disdikbud segera dikembalikan oleh orang yang tidak bertanggungjawab melalui inspektorat.
Terlebih, pengelolaan anggaran pada sektor pendidikan tersebut menyangkut kepentingan masyarakat luas sehingga setiap penggunaan anggaran harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Melalui surat itu lah kami harapkan inspektorat dapat memberikan balasan secara resmi, serta sesegera mungkin kerugian negara yang ditimbulkan dikembalikan,” kata dia lagi.