Opini  

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Layanan Imigrasi dan Lapas wujudkan ASTACITA

FAKTANASIONAL.NET – Kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) selama hampir dua tahun perjalanannya sejak dibentuk pada Oktober 2024 di bawah kepemimpinan Menteri Agus Andrianto berfokus pada penguatan pelayanan publik, akselerasi program prioritas nasional, serta penataan regulasi internal.

Apalagi kebijakan Menteri Agus Andrianto melibatkan ribuan warga binaan dalam pembinaan kemandirian di bidang pertanian, perkebunan, hortikultura, peternakan, dan budidaya ikan dengan hasil panen ratusan ton serta distribusi premi bagi warga binaan.

Tujuannya adalah untuk mewujudkan ketahanan pangan sesuai arahan Presiden. Pelaksanaan program ketahanan pangan oleh Pemasyarakatan ini membawa manfaat bagi berbagai pihak.

Bagi Warga Binaan, minat dan bakat mereka bisa tersalurkan dan terberdayakan selama menjalani masa pidananya. Bagi Pemasyarakatan, pelaksanaan program ketahanan pangan ini bermanfaat bagi program kemandirian alternatif untuk pembinaan di Lapas/Rutan dan pembimbingan di Bapas.

Program kemandirian bukan hanya fokus pada menghasilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), tetapi juga menghasilkan pangan.