Hukum  

Lapas Narkotika Tingkatkan Pengamanan Untuk Tiga Aspek yang Berpotensi Ganggu Kamtib

Petugas pengamanan Lapas Narkotika, Bandarlampung, Lampung saat melakukan pengecekan kamar hunian warga binaan. (FAKTANASIONAL/HO).
Petugas pengamanan Lapas Narkotika, Bandarlampung, Lampung saat melakukan pengecekan kamar hunian warga binaan. (FAKTANASIONAL/HO).
FAKTANASIONAL.NET – Petugas pengamanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika, Bandarlampung, Lampung terus memperketat pengawasan sebagai upaya mencegah masuknya barang terlarang seperti ponsel, narkoba, dan berbagai bentuk pelanggaran lainnya sehingga akan berdampak pada praktik Pungutan Liar (Pungli),

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Narkotika, Jumadi melalui Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), M Iqbal menegaskan, peningkatan pengamanan tersebut dilakukan dengan cara memperketat pemeriksaan terhadap orang maupun barang yang akan masuk dan keluar dari lingkungan Lapas.

“Seluruh petugas khususnya pengamanan tentunya juga akan lebih meningkatkan lagi pengawasan terhadap aktivitas warga binaan untuk memastikan kondisi keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” katanya di Bandarlampung, Kamis (17/9).

Dia melanjutkan selain itu petugas juga secara rutin melakukan pemantauan di sejumlah area yang dinilai memiliki potensi terjadinya pelanggaran. Langkah tersebut, katanya, dilakukan sebagai upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari peredaran ponsel, narkoba, dan barang terlarang lainnya yang akan berdampak menimbulkan praktik Pungli sehingga mengganggu proses pembinaan warga binaan setempat.

“Di samping itu, kami juga rutin melakukan pemeriksaan atau razia blok warga binaan dengan menggandeng penegak hukum seperti TNI-Polri, dan BNN. Kemudian pemeriksaan kunci, gembok, dan area-area yang dapat dijadikan celah setiap warga binaan,” kata dia.

Lanjut dia, pengawasan tersebut terus ditingkatkan sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, upaya pencegahan tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas pengamanan melainkan tanggung jawab semua khususnya dukungan dari seluruh warga binaan dengan cara mematuhi seluruh tata tertib serta tidak terlibat dalam penggunaan maupun peredaran barang-barang terlarang di dalam Lapas.

“Kami saling mengingatkan agar menjalankan tugas sesuai prosedur dan tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan ketentuan. Namun, jika ditemukan adanya pelanggaran tentunya pimpinan akan mengambil tindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegas dia.

“Dengan diperketatnya pengamanan ini, diharapkan Lapas Narkotika dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, sehingga dapat mendukung pelaksanaan program pembinaan bagi seluruh warga binaan,” tutup dia.