Hukum  

Integrasikan GPS dan Kamera Cerdas, Komite Gabungan TNWK Petakan Jalur Migrasi Gajah Berbasis Musim

Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Lampung saat mematangkan pengembangan sistem pusat komando (command center) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). (FAKTANASIONAL/HO).
Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Lampung saat mematangkan pengembangan sistem pusat komando (command center) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). (FAKTANASIONAL/HO).

FAKTANASIONAL.NET – Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Lampung mematangkan pengembangan sistem pusat komando (command center) terpadu berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Fasilitas digital mutakhir ini disiapkan untuk memperkuat pengawasan satwa liar, memetakan koridor lintasan gajah, sekaligus mendeteksi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kejahatan kehutanan secara waktu nyata (real-time).

Ketua Komite Gabungan Mitigasi dan Penanganan Interaksi Negatif Gajah Sumatra di TNWK, Brigjen TNI Sriyanto menargetkan, operasional sistem ini dapat mengidentifikasi biodata tiap individu gajah secara presisi melalui integrasi data visual dan posisi berbasis GPS.

“Pengembangan sistem command center ini dirancang multifungsi, mulai dari mengenali data biologis satwa, memitigasi potensi perburuan dan pencurian, hingga menganalisis korelasi data satwa guna memetakan jalur jelajah gajah sesuai perubahan musim,” katanya, Rabu (23/9).

Guna mendukung basis data pembelajaran mesin (machine learning), lanjut dia, komite mengerahkan tim terra drone yang mengoperasikan wahana nirawak jenis M1 Drone. Pengambilan sampel visual, katanya, dilakukan secara intensif pada pagi dan sore hari, menyasar kantong-kantong populasi satwa di Camp Elephant Response Unit (ERU) dan Pusat Latihan Gajah (PLG). Setiap individu gajah diambil sebanyak 30 foto serta rekaman video 360 derajat memutar.

Exit mobile version