FAKTANASIONAL.NET — Bangkok Bank dan Permata Bank mempertemukan pelaku usaha Thailand dan Indonesia melalui program business matching di Jakarta. Inisiatif ini diarahkan untuk memperkuat perdagangan dan investasi bilateral sekaligus membuka peluang ekspansi bisnis di kawasan Asia Tenggara.
Program tersebut mempertemukan nasabah Bangkok Bank dari Thailand dengan calon mitra Indonesia yang berasal dari jaringan nasabah Permata Bank. Pertemuan bisnis ini menjadi ruang bagi perusahaan kedua negara untuk menjajaki peluang kemitraan investasi, pengembangan rantai pasok, hingga akses ke pasar Indonesia.
Melalui program tersebut, Bangkok Bank dan Permata Bank menempatkan diri sebagai penghubung regional yang membantu pelaku usaha menemukan mitra kredibel, memahami dinamika pasar lokal, memperoleh solusi keuangan, serta membawa penjajakan bisnis menuju peluang kerja sama yang lebih konkret.
Inisiatif itu juga sejalan dengan agenda peningkatan hubungan ekonomi Thailand dan Indonesia. Kedua negara menargetkan nilai perdagangan bilateral meningkat dari sekitar US$19,5 miliar pada 2025 menjadi US$23 miliar pada 2030.
Kerja sama ekonomi tersebut mencakup sejumlah sektor, antara lain ketahanan pangan, rantai nilai halal, energi, ekonomi digital, logistik, serta penguatan rantai pasok regional.
Presiden Bangkok Bank Chartsiri Sophonpanich mengatakan hubungan perdagangan Thailand dan Indonesia terus berkembang dan masih membuka ruang kerja sama di berbagai sektor.
Menurut dia, peluang tersebut mencakup pertanian, produk halal, perikanan berkelanjutan, energi hijau, hingga pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan papan sirkuit cetak.
“Dengan mempertemukan pelaku usaha secara langsung dengan mitra lokal Permata Bank, kami membantu nasabah memahami pasar, terhubung dengan mitra kredibel, dan membangun bisnis yang mengubah peluang regional menjadi nilai jangka panjang bagi perusahaan, masyarakat, serta perekonomian Thailand dan Indonesia,” ujarnya.
Kerja sama antarpelaku usaha kedua negara juga dinilai dapat memberikan dampak lebih luas. Kolaborasi tersebut berpotensi membantu perusahaan mendiversifikasi pemasok dan pasar, meningkatkan investasi dua arah, memperluas kebutuhan pembiayaan dan konsultasi, serta menciptakan lapangan kerja.
Bagi perusahaan Thailand, Indonesia menawarkan pasar konsumen yang besar, sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, serta basis industri yang terus berkembang. Sebaliknya, perusahaan Indonesia dapat memperoleh akses terhadap keahlian manufaktur, lini bisnis baru, dan jaringan bisnis Thailand di kawasan ASEAN.
