BGN Ancam Putus Kerja Sama Yayasan yang Minta Setoran Rp2.000 per Porsi

Bos BGN Respons Putusan MK, Tegaskan Program MBG Siap Berjalan dengan Skema Anggaran Baru/(ANTARA)

BGN pun menyiapkan langkah tegas. Yayasan yang tidak memiliki andil dalam penyelenggaraan MBG, tetapi hanya meminta setoran, akan diputus kerja samanya.

“Pokoknya orang-orang yang tidak ada andil, tidak membina, tidak ikut repot, tidak modal, tidak membina, tidak ikut sibuk, tidak mengawasi, tidak ada andil apapun hanya minta kejar setoran, itu semua akan kita cut off namanya, akan kita amputasi semua,” tegasnya.

Sebagai bagian dari pembenahan, BGN menyiapkan mekanisme baru melalui pembaruan perjanjian kerja sama (PKS) dengan mitra dan dapur SPPG. Langkah ini ditujukan untuk menghilangkan potongan yang tidak penting serta mencegah yayasan yang merugikan mitra.

Sudaryono menyebut pembaruan tata kelola merupakan bagian dari evaluasi BGN sejak program MBG berjalan.

“Yang baik kita tambah baik, yang jelek kita perbaiki jadi tambah baik, dan kita terus kita perbaiki, insya Allah,” tambahnya.

Ia juga meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan agar proses pembenahan berjalan dengan baik.

“Saya mohon dukungan bapak, ibu semua, kita menuju MBG yang jauh lebih baik daripada yang sebelumnya,” pungkasnya.[dit]

Exit mobile version