Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Melesat 5,2%, Rupiah Langsung Unjuk Gigi

Bank Dunia Ramal Ekonomi RI Melesat 5,2%, Rupiah Langsung Unjuk Gigi/dok.metrotv
FAKTANASIONAL.NET – Mata uang rupiah mencatatkan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dengan bertengger di kisaran Rp17.883 per dolar AS pada perdagangan Rabu (7/10/2026). Apresiasi tipis mata uang garuda ini terjadi di tengah respons positif pasar keuangan menyusul langkah Bank Dunia (World Bank) yang menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun 2026 menjadi 5,2 persen.
Kenaikan ekspektasi pertumbuhan ini menjadi motor penggerak masuknya aliran modal asing ke pasar keuangan domestik. Para pelaku pasar modal merespons positif prospek makroekonomi Indonesia yang dinilai tetap solid di tengah ketidakpastian iklim ekonomi global sepanjang tahun berjalan.
Direktur Utama PT Kontan Finansial Mediatama, Rahmat Wijaya, menjelaskan bahwa revisi ke atas oleh lembaga keuangan internasional tersebut memberikan suntikan kepercayaan bagi para investor.
“Kenaikan target pertumbuhan ekonomi dari Bank Dunia menjadi 5,2 persen menjadi katalis utama yang menjaga kepercayaan pasar. Dampaknya, terjadi aliran modal masuk (inflow) ke portofolio domestik yang secara langsung menopang posisi nilai tukar rupiah berada di level Rp17.883 per dolar AS hari ini,” tutur Rahmat Wijaya saat memberikan analisis pasar di Jakarta. sak