SEKADAU, FAKTANASIONAL.NET – Satuan Lalu Lintas Polres Sekadau mencatat sebanyak 20 kejadian kecelakaan lalu lintas di Sekadau sepanjang periode Januari hingga 8 Juni 2026.
Rentetan insiden kecelakaan yang mematikan di jalan raya wilayah Kabupaten Sekadau tersebut telah mengakibatkan enam korban meninggal dunia.
Kapolres Sekadau Andhika Wiratama melalui Kasat Lantas Sudarsono menyampaikan bahwa insiden tersebut turut mengakibatkan 22 orang menderita luka berat dan sembilan orang mengalami luka ringan.
Kerugian material yang timbul akibat seluruh peristiwa kecelakaan lalu lintas di Sekadau tersebut diperkirakan mencapai angka Rp33.510.000.
“Sepanjang Januari hingga 8 Juni 2026, kami menangani 20 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut terdapat enam korban meninggal dunia, 22 korban luka berat, dan sembilan korban luka ringan,” ujar IPTU Sudarsono saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (10/6/2026).
Pihak kepolisian membeberkan bahwa bulan Februari menjadi periode dengan tingkat kerawanan tertinggi yang mencapai tujuh kasus kecelakaan.
Sementara itu pada bulan April terjadi enam kasus dengan korban tewas tiga orang dan bulan Mei mencatatkan tiga kasus dengan jumlah fatalitas yang sama.
“Jika melihat data per bulan, Februari menjadi periode dengan angka kejadian tertinggi. Kondisi ini menjadi perhatian kami untuk terus meningkatkan kegiatan edukasi dan pengawasan di lapangan,” jelasnya.
Berdasarkan data kendaraan yang terlibat insiden nahas tersebut masih sangat didominasi oleh pengguna sepeda motor.
Kepolisian mencatat keterlibatan 28 unit sepeda motor, delapan unit truk, tiga mobil pikap, dua minibus, serta menelan dua korban dari pihak pejalan kaki.
“Kecelakaan yang terjadi masih didominasi kendaraan roda dua. Selain itu, sebagian besar pihak yang terlibat merupakan kelompok usia produktif yang memiliki mobilitas tinggi dalam aktivitas sehari-hari,” katanya.
Data kecelakaan ini akan dijadikan landasan utama bagi petugas dalam mengambil kebijakan operasional strategis di lapangan ke depannya.
Evaluasi berkala akan terus dilakukan oleh pihak kepolisian demi menekan fatalitas korban jiwa secara signifikan di wilayah Sekadau.
(*Red)











