Ratusan Warga Protes PLN Kalbar Tuntut Ganti Rugi Akibat Pemadaman Listrik Bergilir

Ratusan massa Barisan Pemuda Melayu menyampaikan aspirasi di depan Kantor PLN UID Kalimantan Barat pada Rabu sore. (Dok. Ist)

FAKTANASIONAL.NET – Ratusan massa dari Barisan Pemuda Melayu Kalimantan Barat menggelar unjuk rasa di depan Kantor PT PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya pada Rabu (8/7/2026) sore.

Aksi protes ini dipicu oleh kekecewaan warga terhadap pemadaman listrik bergilir yang terus terjadi hingga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Demonstrasi yang dipimpin oleh Ketua Umum BPM Provinsi Kalbar Gusti Edy tersebut dimulai sekitar pukul 15.05 WIB dengan melibatkan sekitar 200 peserta.

Massa menyampaikan orasi yang menyuarakan keluhan para pelaku usaha dan masyarakat akibat terganggunya layanan kelistrikan dari perusahaan negara tersebut.

Para pengunjuk rasa membawa empat tuntutan utama kepada manajemen PLN terkait dampak buruk dari pemadaman listrik bergilir di wilayah Kalimantan Barat.

Tuntutan pertama adalah mendesak pemulihan total pasokan listrik secara cepat tanpa adanya penundaan.

Massa juga menolak penyesuaian tarif listrik di tengah menurunnya kualitas pelayanan dan melemahnya daya beli masyarakat.

Poin ketiga berisi tuntutan kompensasi bagi warga dan pelaku UMKM berupa pembebasan biaya beban hingga ganti rugi kerusakan alat elektronik.

Tuntutan terakhir berfokus pada jaminan pasokan listrik tanpa gangguan untuk sektor fasilitas publik seperti rumah sakit dan instalasi air bersih.

Selain empat tuntutan tersebut, massa mendesak publikasi terbuka mengenai mekanisme kompensasi pelanggan serta evaluasi kinerja manajemen komunikasi PLN UID Kalbar.

BPM Kalbar bahkan meminta pencopotan pimpinan PLN Kalbar serta mendesak aparat penegak hukum mengusut penyebab utama krisis kelistrikan ini.

Demonstrasi yang berpusat di Jalan Adisucipto KM 7 Desa Parit Baru ini berjalan lancar di bawah pengawalan ketat aparat keamanan.

Merespons aksi tersebut, perwakilan manajemen PLN UID Kalbar menemui massa untuk memberikan penjelasan teknis.

Pihak manajemen memaparkan progres perbaikan sistem kelistrikan sekaligus menjanjikan penyaluran kompensasi kepada pelanggan yang terdampak pemadaman.

Massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib setelah mediasi antara perwakilan pengunjuk rasa dan pihak PLN selesai dilakukan.

(*Red)