Wujud Indonesia Emas 2045, Kemendagri Dorong Penguatan Smart City dan Berkelanjutan Melalui Inovasi Teknologi

Sementara itu, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Ervan Maksum menyampaikan, teknologi tepat guna akan menjadi pilar utama dalam menghadapi berbagai masalah, terutama yang berkaitan dengan perairan dan sanitasi.

Harapannya, pameran dan expo ini tidak hanya menghadirkan teknologi berkenaan dengan pengelolaan air dan sanitasi, tetapi juga bisa menghadirkan solusi terhadap pengolahan sampah yang sampai hari ini masih menjadi tantangan di berbagai kota di Indonesia.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional, teknologi modern yang ramah lingkungan akan menjadi kunci dalam memberikan akses yang lebih luas dan cepat bagi masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Managing Director PT Napindo Media Ashatama (Napindo) Aryaseta Wiriadipura menambahkan, Indo Water 2024 Expo & Forum ke-18 kali ini menghadirkan 542 peserta pameran dari 31 negara. Pameran ini juga menampilkan delapan paviliun negara, dari Indonesia, Austria, China, Jerman, Korea Selatan, Singapura, Swiss, dan Turki. Pihaknya mengajak pengunjung untuk memperkaya wawasan dan membuka peluang kolaborasi lebih lanjut dengan mengunjungi pameran.

“Kehadiran berbagai negara ini mencerminkan pentingnya acara ini sebagai platform internasional untuk bertukar pikir teknologi dan inovasi terkini,” tandasnya.[Zul]