Anggota DPR Soroti Target dan Tim Ekonomi Kabinet Prabowo

Anggota DPR RI, Anies Byarwati. Foto: dok/fpks-dpr

Legislator dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini menegaskan bahwa Presiden terpilih dan tim ekonominya harus bekerja ekstra keras untuk bisa lepas dari jebakan pertumbuhan 5%. Apalagi pada saat yang sama kondisi ekonomi global masih lemah dan dibayangi ketidakpastian. Hal ini dipengaruhi berbagai faktor di antaranya tensi geopolitik yang masih berlangsung, fragmentasi geoekonomi, dan peningkatan proteksionisme yang berpotensi menekan prospek pertumbuhan ekonomi. International Monetary Fund (IMF) merilis pada Juli 2024 bahwa pertumbuhan ekonomi global diproyeksikan sejalan dengan perkiraan World Economic Outlook (WEO) April 2024, yaitu 3,2% pada tahun 2024 dan 3,3% pada tahun 2025.

“Jadi sekali lagi target 8% yang ingin dicapai presiden terpilih Prabowo, perlu di-review ulang sehingga target pemerintahan ke depan akan lebih realistis,” papar Anis.

Mengenai tim ekonomi sendiri, Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan DPP PKS ini menyampaikan bahwa ia belum bisa banyak merespon terkait orang, karena belum ada pengumuman resmi mengenai komposisi kabinet. Namun ia menegaskan bahwa PKS concern dengan kondisi ekonomi saat ini dan berharap pemerintahan mendatang bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasional. Dengan komposisi kabinet mendatang yang akan lebih besar dibanding periode sebelumnya, Anis berharap komposisi tim ekonomi diisi oleh para profesional yang berpengalaman, baik sebagai akademisi maupun teknokrat, tidak mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompoknya.

“Begitu pula dalam menghadapi kondisi perekonomian domestik, tidak hanya sebatas Yes Man terhadap Presiden, tetapi juga mampu memberikan alternatif kebijakan walaupun bersifat tidak populer,” pungkasnya. [dnl]

Exit mobile version