Puan juga menyinggung keberhasilan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 di 37 provinsi dan 508 kabupaten/kota, yang berjalan lancar dan aman.
“Kedewasaan masyarakat dalam berdemokrasi harus diapresiasi, dan ke depan kita perlu terus menyempurnakan pelaksanaan Pilkada agar semakin adil, bebas, dan rahasia,” ungkap Puan.
Puan memuji pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh Pemerintah, serta langkah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam menyelamatkan uang dan aset negara.
“Capaian ini menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara,” katanya.
Puan merinci kegiatan diplomasi parlemen, termasuk pertemuan bilateral dengan sejumlah negara dan organisasi internasional, yang bertujuan menguatkan posisi Indonesia di kancah global.
Menutup pidatonya, Puan mengingatkan pentingnya mengarahkan energi politik nasional untuk membangun bangsa.
“Pemilu yang panjang ini harus menjadi momentum untuk konsolidasi agenda nasional, memperkuat kinerja birokrasi, dan memastikan negara hadir untuk rakyat,” ujarnya.
DPR akan memasuki masa reses mulai 6 Desember 2024 hingga 20 Januari 2025. Puan mengajak para anggota DPR untuk menyerap aspirasi rakyat selama masa reses.
“Selamat Hari Natal dan Tahun Baru 2025. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan rahmat dan bimbingan-Nya bagi kita semua,” tutup Puan. [dnl]
