“Hukum harus ditegakkan untuk semua orang. Tidak ada yang kebal hukum di republik ini,” tegasnya.
Kasus ini, menurut Gus Abduh, harus menjadi pelajaran bagi para pengusaha agar tidak bersikap arogan terhadap karyawan mereka. Ia meminta para pemilik usaha untuk berlaku adil dan menghindari ancaman, intimidasi, maupun kekerasan terhadap pekerja.
“Jangan ada ancaman penahanan gaji, apalagi penganiayaan seperti yang dilakukan anak bos toko roti di Cakung,” ujarnya.
Gus Abduh juga mengingatkan pihak kepolisian untuk tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Menurutnya, semua orang yang bersalah harus diproses tanpa terkecuali, dan jangan ada lagi stigma “no viral, no justice”.
“Kasus ini harus diproses tuntas, agar menjadi bukti bahwa hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” pungkasnya. [dnl]
