Dirjen Pemberdayaan Zakat, BAZNAS dan Dekan IPB Apresiasi Program Smartfarm Academy IZI

Dirjen Pembedayaan Zakat dan Wakaf Kemenag, Prof. Waryono saat menjadi keynote speaker secara During melalui Aplikasi Zoom di acara Public Expose IZI 2025/zul.

“Dalam rangka menyambut baik program ini, saya sebagai perwakilan Baznas RI ini menyarankan perlunya dibukukan. Sehingga bisa dibaca, dirincikan, serta diduplikasi oleh lembaga lain,” tambanya.

Sementara itu, Direktur Utaman IZI, Wildan Dewayana dalam sambutannya di Public Expose IZI 2025 memaparkan bahwa, Smartfarm Academy merupakan program pelatihan pertanian, pendampingan, penyuluhan, pengembangan, pemberian modal serta pemasaran kepada petani ataupun masyarakat yang bergerak pada bidang pertanian yang masuk dalam kategori fakir miskin.

“Program ini diberikan selama 3 tahun pada setiap penerima manfaat. Alhamdulillah, petani yang kami bina dari yang semula mereka tidak memiliki lahan akhirnya memiliki lahan sendiri. Bahkan petani binaan IZI ada yang sudah mampu mengelola lahan pertanian seluas 15 hektar,” ungkap Wildan.

Program ini, lanjut dia, dilatarbelakangi oleh permasalahan pertanian dan potensi Indonesia sebagai negara agraris serta kebutuhan akan pemenuhan pangan. Dirintis sejak 2019, hingga 2024 program telah memberdayakann 2.104 petani sebagai penerima manfaat (PM) yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Kami berharap program ini akan memiliki dampak lebih luas lagi dengan tumbuhnya dukungan multistakeholder serta peningkatan sprititual pada setiap program yang dijalani, terutama pada penerima manfaat yang mendapat kebermanfaatan,” tambahnya.

Berdasarkan program yang telah dijalankan dan guna mendukung program Swasemdada Pangan yang telah dicanangkan pemerintah, di kesempatan Publik Expose kalin IZI juga melaunching program Patriot Ketehanan Pangan IZI.

Dari program ini, IZI menargetkan mampu melahirkan 10.000 petani yang memiliki jiwa patriot guna menggelorakan semangat menjadi petani.

“Jadi selain menjadi petani,para patriot ini juga mampu melahirkan dan membina petani-petani sehingga program swasembada pangan yang telah dicanangkan pemerintah semakin cepat terealisasi,” kata Wildan.[zul]

 

Exit mobile version