Polda NTT telah menyatakan komitmennya untuk segera melengkapi berkas sesuai dengan arahan Kejati NTT, sehingga proses persidangan dapat berjalan cepat dan adil.
Kasus ini tidak hanya menjadi sorotan karena melibatkan mantan pejabat tinggi, tetapi juga menegaskan pentingnya integritas dan profesionalisme aparat penegak hukum dalam menangani kasus kekerasan seksual.
Kejati NTT dan Polda NTT bersama-sama berupaya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses penegakan hukum, demi kepercayaan publik dan perlindungan hak-hak korban.
Langkah tegas ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk memastikan bahwa setiap kasus kekerasan seksual, terutama yang melibatkan oknum berpengaruh, dapat diproses dengan seadil-adilnya dan memberikan efek jera bagi pelaku.[dit]
**
