Kiamat Batu Bara Menghantui Global dengan Kapasitas Baru Terendah dalam 20 Tahun

Kiamat Batu Bara Menghantui Global dengan Kapasitas Baru Terendah dalam 20 Tahun/(ilustrasi/@pixabay)

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Dalam beberapa tahun terakhir, dunia semakin menyadari bahwa pergeseran menuju energi bersih bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.

Laporan terbaru mengungkap bahwa kapasitas listrik batu bara baru mencapai titik terendah dalam dua dekade terakhir.

Data dari Global Energy Monitor menunjukkan hanya 44 gigawatt (GW) yang diproduksi tahun lalu, angka terendah sejak 2004.

Meskipun tren ini menandakan transisi energi yang menjanjikan, peningkatan kapasitas baru yang masih melampaui penutupan pembangkit batu bara menunjukkan adanya tantangan yang harus segera diatasi.

Penurunan drastis kapasitas baru tidak hanya mencerminkan pergeseran kebijakan energi global, tetapi juga berdampak pada pasar tenaga listrik di negara-negara yang masih bergantung pada batu bara, seperti China dan India.

Di China, meskipun konstruksi pembangkit baru masih cukup tinggi, adanya penurunan izin baru merupakan sinyal positif untuk transisi energi bersih.

Sedangkan di India, proposal batu bara baru harus menghadapi tekanan dari upaya internasional untuk memenuhi target perjanjian iklim Paris.

Tantangan utama yang dihadapi adalah bagaimana mengimbangi penurunan penggunaan di negara maju dengan pertumbuhan penggunaan di negara berkembang.

Exit mobile version