Prediksi Puncak Arus Balik 2025 dan Rekayasa Lalu Lintas yang Bakal Dilakukan

Prediksi puncak arus balik lebaran 2025 dan rencana rekayasa lalu lintas yang bakal dilakukan/net

JAKARTA, FAKTANASIONAL.NET – Puncak arus balik Lebaran 2025 diprediksi terjadi selama 3 hari, yakni pada tanggal 5, 6, dan 7 April 2025.

Perkiraan ini disampaikan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakolantas) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Irjen Pol Agus Suryanugroho dalam keterangannya yang dikutip Sabtu (5/4/2025).

Menurtnya, apabila pada 5 dan 6 April 2025 nanti terjadi lonjakan maka Polri akan mengatur skema khusus untuk demi kenyamanan pemudik selama arus balik Lebaran.

“Jika terjadi lonjakan arus balik pada 5 dan 6 April, kami akan memberlakukan one way nasional, dengan titik awal di KM 414 Kalikangkung, untuk memudahkan pemudik yang kembali ke kota,” kata Kakorlantas Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Jika merujuk pada laman Mudikpedia oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, puncak arus balik Lebaran 2025 diprediksi jatuh pada H+5 atau Minggu, 6 April 2025.

Volume lalu lintas diprakirakan mencapai 276 ribu kendaraan dengan jumlah pergerakan masyarakat sebanyak 31,49 juta orang.

Penting diketahui, saat mudik melalui jalan tol diprediksi akan terjadi kepadatan lalu lintas dengan mobil dan motor pribadi.

Pada puncak arus balik diperkirakan jumlah mobil sebanyak 6,97 juta sementara motor sebanyak 2,3 juta.

Rekayasa Lalu Lintas Arus Balik Lebaran 2025

Demi mengantisipasi lonjakan arus balik, rekayasa lalu lintas akan diterapkan di sejumlah titik. Berikut ini informasi selengkapnya rekayasa lalu lintas, area, dan jadwalnya yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Korlantas Polri:

  1. One Way Arus Balik
    Arus balik mulai dari KM 414 ruas Jalan Tol Semarang – Batang sampai dengan KM 70 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek:

Mulai: Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 waktu setempat
Selesai: Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 waktu setempat

Exit mobile version