Bocornya OTT KPK Oleh Mantan Ketua Firli Bahuri Sebelum Penangkapan Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku

Gedung KPK
KPK menemukan indikasi TPPU dari kasus Silmy Karim./(ist/fkn)

Kebocoran informasi sebelum penangkapan dapat melemahkan efektivitas operasi senyap. Dalam kasus ini, informasi dini tentang OTT memungkinkan tersangka dan pihak terkait mengambil langkah antisipasi, seperti menghilangkan jejak atau berpindah lokasi.

Selain itu, publikasi prematur berpotensi memengaruhi opini publik dan proses pengadilan.

Firli Bahuri sendiri sempat membantah kabar terkait penangkapan Hasto Kristiyanto, menegaskan bahwa saat itu baru empat orang yang ditetapkan tersangka—termasuk Harun yang sedang berada di Singapura.

Pernyataan Firli disampaikan di Kompleks DPR/MPR Jakarta, Selasa (14/1/2020).[dit]

Exit mobile version