Sanksi AS pada Iran, Layar Merah Harga Minyak Global

Harga minyak mentah Brent dilaporkan anjlok kembali ke level sebelum konflik di kisaran 72 dolar AS per barel akibat melimpahnya pasokan dan penurunan permintaan dari China./(Ilustrasi/@pixabay)

Sejauh ini, Selat Hormuz tetap terbuka meski Iran pernah mengancam penutupan. Analis UBS, Giovanni Staunovo, menegaskan arah pergerakan harga ke depan sangat bergantung pada potensi gangguan fisik atau logistik di wilayah Timur Tengah. Sementara itu, Ashley Kelty (Panmure Liberum) memprediksi jika konflik menyentuh infrastruktur ekspor, harga bisa menembus US$ 100 per barel.

Dengan masih tingginya ketidakpastian, pelaku pasar global akan terus memantau keputusan AS terkait keterlibatan langsung di konflik Israel-Iran. Jika negosiasi berkembang, tekanan jual mungkin berlanjut; sebaliknya, ancaman lanjutan membuat premium risiko tetap tinggi.[dit]

Exit mobile version