Selain itu, disepakati pula kerja sama sistem pembayaran menggunakan mata uang lokal (LCT) dan QRIS, memudahkan transaksi bisnis tanpa perantara.
Rusia menawarkan kolaborasi di sektor militer-teknis dan eksplorasi luar angkasa, sedangkan Indonesia meningkatkan ekspor barang pertanian dan CPO.
Pertemuan ini mempertegas posisi Indonesia sebagai anggota BRICS yang aktif, sekaligus meneguhkan komitmen kedua negara membangun tatanan global inklusif.
Dengan dukungan pejabat tinggi yang hadir, kerangka kerja sama ini siap diimplementasikan, membuka peluang baru dalam berbagai sektor strategis.[dit]







