Khidmat Pemakaman Pahlawan Bangsa Iran yang Gugur di Tangan Serangan Israel

Ilustrasi pixabay

– Mayor Jenderal Mohammad Hossein Bagheri (Kepala Staf Angkatan Bersenjata)
– Mayor Jenderal Hossein Salami (Komandan IRGC)
– Mayor Jenderal Gholam Ali Rashid (Komandan Markas Khatam al-Anbiya)
– Mayor Jenderal Amir Ali Hajizadeh (Komandan Pasukan Dirgantara IRGC)
– Mohammad Mechdi Tehranchi (Rektor Universitas Islam Azad)
– Fereydoun Abbasi (Mantan Ketua Organisasi Energi Atom)
– Abdolhamid Minouchehr, Ahmadreza Zolfaghari, Amirhossein Feqhi, Mansour Asgari, Saeed Borji, Akbar Motalleblizadeh

Serangan besar-besaran Israel pada 13 Juni 2025 menewaskan puluhan pejabat militer dan ilmuwan nuklir ternama Iran, serta memakan korban warga sipil lebih dari 600 orang. Sebagai balasan, Iran menembakkan rudal ke sejumlah titik strategis Israel, memicu eskalasi ketegangan selama beberapa hari.

Akhirnya, melalui mediasi Qatar dan Amerika Serikat, kedua pihak menyetujui gencatan senjata yang diresmikan oleh Presiden Masoud Pezeshkian.

Pemakaman ini menjadi simbol persatuan dan kekuatan nasional Iran. Meski dikepung sanksi dan tekanan internasional, pemerintah menegaskan komitmen mereka melanjutkan program nuklir damai dan memperkuat pertahanan sebagai wujud kedaulatan negara.[dit]

Exit mobile version