FAKTANASIONAL.NET – Eskalasi ketegangan di perbatasan Timur Tengah kembali memanas setelah militer Israel melancarkan gelombang serangan udara beruntun ke wilayah Lebanon selatan pada Jumat (19/6) waktu setempat.
Dalam pernyataan resminya, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa operasi udara tersebut berlangsung sejak malam hingga pagi hari.
IDF mengklaim target operasi adalah para anggota serta pos infrastruktur milik kelompok Hizbullah yang tersebar di sejumlah titik di wilayah selatan Lebanon.
Menurut keterangan pihak Israel, jet-jet tempur dikerahkan setelah Hizbullah dituduh lebih dulu meluncurkan serangan roket yang mengarah ke posisi pasukan Israel di Lebanon selatan pada malam sebelumnya.
“Serangan-serangan itu merupakan tanggapan terhadap pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata oleh Hizbullah,” tulis pernyataan resmi IDF melalui akun media sosial mereka, dikutip Sabtu (20/6).
Israel menegaskan bahwa operasi militer ini merupakan tindakan balasan mutlak atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran konsisten terhadap kesepakatan gencatan senjata oleh kelompok bersenjata yang disokong oleh Iran tersebut.
