Masih dari Sumatera, banjir juga melanda Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan.
Luapan air sungai akibat hujan deras pada Kamis (31/7) pagi merendam dua kecamatan, yakni Baturaja Timur dan Baturaja Barat.
Tercatat 82 kepala keluarga atau 322 jiwa terdampak, dengan 82 unit rumah terendam. BPBD setempat telah melakukan kaji cepat dan bersiaga, sementara kondisi air di beberapa wilayah dilaporkan mulai surut.
Di Jawa Tengah, cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang Kabupaten Rembang pada Rabu (30/7).
BPBD bersama warga bergotong royong membersihkan material dan memperbaiki kerusakan.
Baca Juga: BNPB: Kejadian Bencana dalam 24 Jam Terakhir, Karhutla Masih Dominasi Laporan
Peristiwa ini mengakibatkan 41 unit rumah warga rusak dan satu unit gapura hancur. Berbagai kejadian bencana di Indonesia ini menuntut kewaspadaan tinggi dari semua pihak.
Merespons maraknya bencana hidrometeorologi basah di tengah musim kemarau, BNPB memberikan imbauan kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
“Untuk selalu waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan. Antara lain dengan rutin membersihkan aliran sungai dan drainase yang berpotensi tersumbat serta menyebabkan debit air meluap, serta memangkas dahan atau ranting pohon yang rapuh karena berisiko terbawa angin kencang.” tulis BNPB Pada keterangan resminya.
Sementara itu, untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan, BNPB juga menekankan poin penting.
“Masyarakat diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pemerintah daerah juga diharapkan mempersiapkan personel dan peralatan pemadaman agar dapat segera menuju lokasi apabila ditemukan titik api.” imbau BNPB.
(*Red)











