Tarif setinggi ini berpotensi menaikkan harga gadget, kendaraan, hingga peralatan medis di pasar AS. Namun, kepastian pengecualian bagi Apple setelah komitmen investasi US$ 600 miliar dalam 4 tahun memberikan sinyal positif bagi sektor teknologi domestik. Pengamat menilai, kebijakan ini akan mempercepat relokasi rantai pasok, sekaligus memicu perlombaan investasi di Amerika.
Dengan tekanan tarif yang massif, pemerintahan AS berharap mendorong kedaulatan teknologi nasional. Namun, respons Uni Eropa, Korea, dan Taiwan—penghasil utama semikonduktor—masih dinanti. Apakah kebijakan Trump akan mendorong pertumbuhan industri chip di AS, atau justru memicu perang dagang baru, masih menjadi tanda tanya.[dit]










