Selain kesenian Dayak, acara tersebut juga menampilkan tari-tarian Nusantara, jamuan diplomatik, serta seremoni khusus untuk menandai persahabatan erat Indonesia–Thailand yang sudah terjalin selama 75 tahun.
Sejumlah pejabat tinggi Thailand, perwakilan diplomatik negara sahabat, serta ratusan diaspora Indonesia di Bangkok turut menghadiri perayaan tersebut. Kehadiran Feri Sape, musisi tradisional asal Kalimantan, semakin menghidupkan suasana.
Momentum ganda ini—peringatan HUT RI ke-80 dan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Thailand—diharapkan semakin mempererat kerja sama kedua negara, tidak hanya dalam bidang politik dan ekonomi, tetapi juga di ranah kebudayaan.
Pagelaran seni Dayak Kalimantan Barat di Bangkok menjadi bukti bahwa budaya dapat menjadi sarana diplomasi yang efektif sekaligus membangkitkan kebanggaan nasional di panggung internasional.
