Harga Minyak Naik Tipis, Dipicu Harapan Pertemuan Trump-Orban Soal Sanksi Rusia

Sumur Minyak/(pixabay)

Tekanan dari Pasokan dan Permintaan AS

Meskipun naik di akhir pekan, kedua acuan minyak mentah ini masih mencatatkan penurunan sekitar 2 persen sepanjang pekan. Tekanan ini datang dari peningkatan produksi di negara-negara penghasil utama. Selain itu, faktor domestik AS juga sangat membebani harga.

Harga minyak sebelumnya melemah tajam akibat penurunan drastis permintaan bahan bakar jet, menyusul pembatalan ribuan penerbangan di AS. Pembatalan ini disebabkan oleh kekurangan pengendali lalu lintas udara selama periode penutupan pemerintah (government shutdown).

Di sisi lain, data stok minyak mentah AS naik tajam sebesar 5,2 juta barel pekan lalu, jauh di atas ekspektasi dan memicu kekhawatiran akan terjadinya kelebihan pasokan. Faktor lain datang dari OPEC+ yang akan menambah sedikit produksi pada Desember, dan Arab Saudi yang memangkas harga jual untuk pembeli Asia karena pasar global yang dinilai sudah kelebihan pasokan.[dit]

Exit mobile version