“Tidak boleh ada satu pun masyarakat terdampak yang terlewat dari pendataan maupun penyaluran bantuan, khususnya pada kondisi krisis akibat banjir dan longsor,” tegasnya.
Ia juga mendorong keterlibatan aktif berbagai unsur, baik pemerintah pusat maupun daerah, untuk memperkuat dukungan nyata di lapangan.
“Sinergi antarlembaga menjadi kunci agar warga terdampak dapat menjalani masa tanggap darurat dengan kondisi kehidupan yang layak,” ujarnya.
Lebih lanjut, Zita mengajak seluruh pihak untuk hadir secara utuh bagi masyarakat. Ia menilai bahwa kehadiran negara secara nyata akan memberikan kekuatan moral sekaligus dukungan praktis bagi warga untuk bertahan sekaligus memulai proses pemulihan pascabencana.
Zita berharap upaya bersama yang dilakukan saat ini dapat menjadi fondasi awal bagi pemulihan yang lebih cepat dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa pemulihan tidak hanya menyasar perbaikan fisik, tetapi juga pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak di Sumatera Barat.[Mut]
