FAKTANSIONAL.NET – Penyelenggaraan Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 yang resmi ditutup pada 30 Oktober 2025 lalu menjadi tonggak penting bagi penguatan industri cat dan pelapis nasional. Dalam tiga hari, acara tersebut mampu menarik lebih dari 2.700 pengunjung dari dalam dan luar negeri, mempertemukan pelaku usaha, akademisi, asosiasi, peneliti, hingga pemangku kebijakan.
“Pencapaian ini menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan tercepat industri pelapis di kawasan Asia-Pasifik,” tulis panitia penyelenggara PCS 2025 dalam rilisnya yang diterima redaksi, Rabu (3/12/2025).
Sebagai platform internasional, PCS 2025 menjadi ruang strategis bagi pertukaran teknologi, pembaruan pengetahuan, hingga kolaborasi bisnis lintas negara. Ragam peserta yang hadir menunjukkan besarnya minat global terhadap potensi industri pelapis Indonesia, yang dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan tren ekspansi signifikan.
Pusat Inovasi: 52 Perusahaan dari 9 Negara Tampilkan Teknologi Mutakhir
Edisi 2025 menghadirkan 52 perusahaan dari 9 negara, menampilkan perkembangan terbaru dalam bahan baku, mesin manufaktur, aditif, teknologi laboratorium, hingga solusi ramah lingkungan. Ratusan produk inovatif dipamerkan, mencerminkan pesatnya transformasi industri cat dan pelapis yang semakin berorientasi pada keberlanjutan dan efisiensi produksi.
Direktur Traya Events, Etty Anggraeni, menjelaskan bahwa PCS 2025 berhasil menghasilkan peluang kemitraan baru melalui program business matching yang mempertemukan pelaku industri dari berbagai benua. Menurutnya, kolaborasi yang tercipta akan memperkuat daya saing manufaktur pelapis Indonesia sekaligus membuka peluang penetrasi pasar global.
Pertukaran Pengetahuan dari Tiga Benua
Selain pameran, PCS 2025 menghadirkan lebih dari 20 seminar internasional dan 6 kursus singkat bersertifikat, dengan pembicara dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat. Sesi-sesi ini mengupas topik strategis seperti inovasi material, tren teknologi pelapis, kimia hijau, hingga proyeksi makroekonomi industri kimia global. Tidak kurang dari 500 peserta mengikuti rangkaian sesi ilmiah dan teknis tersebut.
Director Trade Shows Vincentz Network, Matthias Janz, menegaskan bahwa PCS berperan sebagai pusat dialog industri global yang mendorong penyebaran pengetahuan dan percepatan inovasi. Baginya, kehadiran pemimpin industri dari tiga benua menjadikan PCS sebagai simpul strategis bagi masa depan pelapis internasional.
Momentum Besar bagi Indonesia
Executive Director Exhibitions NürnbergMesse GmbH, Alexander Mattausch, menilai Indonesia memiliki peluang signifikan untuk menjadi kekuatan global baru di industri pelapis. Menurutnya, PCS 2025 membuka ruang kolaborasi lintas sektor yang sangat penting bagi akselerasi pertumbuhan, dari manufaktur hingga inovasi bahan baku dan teknologi proses.
Testimoni perusahaan asing pun memperkuat sentimen positif tersebut. Produsen aditif asal Jerman, ceronas GmbH & Co. KG, misalnya, menyebut Indonesia sebagai pasar potensial yang tengah menuju pertumbuhan industri pelapis kelas dunia.
Sementara perusahaan Jerman lainnya, ystral, menilai Asia—termasuk Indonesia—mengalami lonjakan permintaan teknologi manufaktur baru, sehingga mereka memastikan akan kembali pada PCS 2027.
Menuju PCS 2027: Skala Lebih Besar, Zona Baru, dan Demonstrasi Teknologi
Dengan kesuksesan penyelenggaraan 2025, Pacific Coatings Show akan kembali digelar pada 27–29 Oktober 2027, yang diproyeksikan menjadi edisi terbesar sejauh ini. PCS 2027 akan menghadirkan peserta lebih banyak, negara lebih luas, serta inovasi teknologi yang lebih beragam.
Edisi mendatang juga akan menampilkan zona tematik baru, perluasan program edukasi, serta area demonstrasi langsung untuk memperlihatkan proses formulasi dan aplikasi pelapis secara real-time.
Pertumbuhan pasar pelapis di Asia-Pasifik, khususnya Indonesia, menjadi fondasi kuat bagi PCS untuk berkembang sebagai pusat inovasi regional. Ke depan, PCS diprediksi akan menjadi magnet utama bagi perusahaan global yang ingin memperluas pasar, membangun kemitraan, atau mengembangkan teknologi berkelanjutan.
Tentang Penyelenggara
PT Traya Eksibisi Internasional—bagian dari grup PT Amara Pameran Internasional—telah menjadi salah satu pemain utama penyelenggara pameran di Indonesia, dikenal dengan penyelenggaraan GIIAS dan berbagai pameran industri lainnya.
Sementara itu, Vincentz Network dan NürnbergMesse GmbH merupakan penyelenggara pameran internasional terkemuka yang membawa standar global ke Indonesia melalui PCS.
Dengan kolaborasi tiga institusi ini, PCS menjadi katalisator penting bagi masa depan industri pelapis Indonesia, memperkuat posisi nasional dalam rantai pasok global, serta membuka jalan bagi investasi dan inovasi jangka panjang.[Mut]
—
Judul Menarik
1. PCS 2025 Tegaskan Indonesia sebagai Episentrum Baru Industri Pelapis Asia-Pasifik
2. Industri Cat dan Pelapis Indonesia Menguat, PCS Dorong Lompatan Inovasi Global
