Roskomnadzor dikenal sering membatasi akses ke media dan platform asing yang dianggap melanggar hukum domestik Rusia. Pemblokiran ini terjadi di tengah pengetatan aturan terkait isu LGBT sejak 2023, di mana Rusia menetapkan “gerakan LGBT internasional” sebagai organisasi ekstremis. Roblox sebelumnya juga sempat diblokir di negara lain seperti Irak dan Turki karena isu predator daring.
Respons dan Dampak Global
Sikap tegas Rusia ini semakin memperjelas ketegangan digital antara Moskow dan perusahaan teknologi Barat. Sebelumnya, platform seperti Duolingo bahkan harus menghapus referensi terkait “hubungan seksual non-tradisional” setelah peringatan serupa. Pemblokiran Roblox menambah daftar platform Barat yang terdampak oleh kebijakan ketat Rusia, yang juga sempat mengancam untuk memblokir WhatsApp pada Agustus lalu.[dit]
