Antisipasi Macet Nataru, Ribuan Angkot di Cianjur Berhenti Beroperasi

/(ilustrasi/pixabay)

Kepala Dinas Perhubungan Cianjur, Aris Haryanto, menyatakan bahwa langkah ini diperlukan agar arus wisatawan yang menuju kawasan Puncak tetap lancar dan tidak terkendala oleh penumpukan kendaraan umum.

Sadar akan dampak ekonomi bagi para sopir dan pemilik armada, Pemkab Cianjur telah menyiapkan anggaran kompensasi. Setiap pemilik angkot yang terdampak akan menerima dana sebesar Rp200.000 per hari selama masa penghentian tersebut.

Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial pemerintah dalam menjaga keseimbangan antara ketertiban lalu lintas dan kesejahteraan warga.[dit],

Exit mobile version