Secara visual, trofi ini menegaskan bahwa Soekarno Cup bukan sekadar turnamen bola, melainkan sebuah pertarungan nilai, ajang prestasi, sportivitas, dan upaya mengakar pada kekuatan rakyat yang diawali dari kompetisi sepak bola kampung.
Keunikan bentuk piala ini merupakan manifestasi visi dari Ketua DPP PDIP yang juga putra Megawati Soekarnoputri, M. Prananda Prabowo.
Sebagai tokoh yang dikenal detail dan memiliki kepedulian mendalam terhadap pembentukan karakter bangsa (nation and character building), Prananda merancang piala ini sebagai simbol bahwa semangat pemuda Indonesia adalah “Emas Murni” yang terus mewarnai perjuangan bangsa.
Sebagai informasi, PDIP mengusung tema “Satyam Eva Jayate” dengan subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya” dalam Rakernas yang dilaksanakan pada 10–12 Januari 2026.
Satyam Eva Jayate adalah semboyan berbahasa Sanskerta yang berarti “Kebenaran akan Menang”.
Sementara subtema “Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya” diambil dengan mengutip lirik lagu Indonesia Raya pada stanza kedua.
