SURABAYA, FAKTANASIONAL.NET — Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menggelar coffee morning bersama awak media di sebuah kafe di Surabaya, hari ini.
Diskusi berlangsung dalam suasana santai dan terbuka, membahas berbagai isu kebangsaan, mulai dari arah politik Partai pasca-Rakernas I PDI Perjuangan Tahun 2026, kualitas demokrasi, hingga tantangan ekologis yang semakin sering dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Hasto mengisahkan pengalaman personalnya selama menjalani masa penahanan di KPK.
Ia menuturkan bahwa kehidupan di rumah tahanan membentuk ritme keseharian yang disiplin, dengan pagi hari diisi olahraga untuk menjaga kebugaran dan upaya menjaga ketenangan batin di tengah situasi yang menekan.
Hasto juga menyinggung pengalaman-pengalaman kecil yang sarat nilai kemanusiaan, termasuk solidaritas sesama tahanan yang kerap memberinya kopi dan teh—sebuah pengingat bahwa nilai kemanusiaan tetap dapat hadir dalam kondisi yang keras.
Pada forum itu, Hasto secara terbuka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amnesti yang diterimanya. Ia secara khusus mengapresiasi Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Presiden Prabowo Subianto, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang disebutnya berperan dalam proses konstitusional pemberian amnesti.
Menurut Hasto, amnesti tersebut menjadi momentum refleksi pribadi sekaligus penguatan komitmen untuk terus bekerja dalam koridor konstitusi dan kepentingan bangsa.
