Kalender Hijriyah Global Tunggal, Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Rabu 18 Februari 2026

Kalender Hijriyah Global Tunggal, Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Rabu 18 Februari 2026

Kongres Penyatuan Kalender Hijriah di Istanbul pada 2016. Beberapa parameter utama ,KHGT adalah seluruh bumi sebagai satu matlak (zona waktu), ketinggian bulan minimal 5°, dan elongasi 8° sebelum pukul 00:00 UTC. Dengan standar ini, KHGT dianggap lebih universal dibandingkan kalender berbasis lokal.

KHGT sangat penting untuk menyatukan hari-hari ibadah umat Islam, terutama yang lintas kawasan seperti puasa Arafah. “Puasa Arafah sering kali tidak bertepatan dengan waktu wukuf di Arafah karena perbedaan kalender. KHGT dapat menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya.

Muhammadiyah telah mendukung penerapan KHGT melalui keputusan Muktamar Ke-47 di Makassar pada 2015 dan ditegaskan kembali dalam Muktamar Ke-48 di Surakarta pada 2022.

Dalam keputusan tersebut, Muhammadiyah berkomitmen mendukung sistem kalender internasional yang unifikatif untuk menyatukan hari-hari ibadah.

” Kemungkinan tidak saja awal “Ramadhan atau Syawal Tahun 1447 Syawal yang berbeda.Lho Muhammadiyah awal Ramadhan kok bisa beda.Bapak Ibu hendaknya bisa memberi penjelasan” ungkapnya.

Problem yang harus dipahami dan diperhatikan:
1.Awal Ramadhan,Syawal dan Dzuhijah Muhammadiyah tidak menggunakan metode ru ‘yat,tapi menggunakan metode Hisab yang siimplementasikan dalam bentuk sistem kalender secara global tunggal.
2.Awal Ramadhan 1447 H berdasarkan KHGT kemungkinan besar akan berbeda dengan awal Ramadhan berdasarkan kriteria MABIMS dan juga pemerintah Indonesia serta Arab Saudi.
3.Pada hari Rabu 18 Februari 2026 saat matahari terbenam di Alaska Amerika dan parameter Imkanur rakyat terpenuhi berdasarkan PKG2 jam menunjukkan pukul 04.43 UTC(19.44 AKST),artinya di Indonesia bagian barat sudah pukul 11.43,(sudah tengah hari).
4.Berdasarkan Hisab Hakiki Wujudul Hilal yang pernah digunakan oleh Muhammadiyah, pada hari Selasa saat matahari terbennam di Indonesia posisi hilal masih minum atau dibawah ufuk.

5.Muhammadiyah tidak mau menjaga persatuan umat Islam di indonesia karena berbeda dengan pemerintahan Indonesia.()

Exit mobile version