Darurat TBC: Presiden Prabowo Perintahkan Langkah Cepat dan Masif

Presiden Prabowo Subianto/Dok. BPMI Setpres.

Menurut Budi, penanganan TBC tidak bisa dilakukan secara biasa-biasa saja. Ia menegaskan pendekatan yang diterapkan harus masif dan agresif, menyerupai strategi penanganan pandemi Covid-19.

“Penanganan TB itu sebenarnya seperti Covid-19. Kalau Covid, virusnya dimatikan. Kalau TB, Mycobacterium tuberculosis-nya yang harus diberantas,” jelasnya.

Budi menambahkan, selama bakteri penyebab TBC masih beredar di tengah masyarakat, risiko penularan akan terus terjadi. Ia juga menyoroti ironi tingginya angka TBC di Indonesia, di tengah ambisi besar pemerintah untuk membawa Indonesia menjadi negara maju.

“Kalau kita masih nomor dua di dunia setelah India, ini tentu menjadi pertanyaan besar. Bagaimana bisa menjadi negara maju jika kasus TBC masih sangat tinggi,” pungkas Menkes.[Zul]

Exit mobile version