Sinergi ini dianggap krusial untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang dinamis. Dengan komunikasi yang lebih lancar, diharapkan kebijakan suku bunga dan pengelolaan anggaran negara dapat saling mendukung tanpa tumpang tindih.
Bagi mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia ini, kursi kementerian bukanlah wilayah asing. Pengalamannya bertahun-tahun dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjadi modal kuat untuk menjalankan transisi ini.
Juda optimistis bahwa stabilitas makroekonomi dan target pertumbuhan ekonomi yang ambisius dapat tercapai jika harmonisasi kebijakan terus dijaga dengan disiplin tinggi.[dit]
