Persatuan nasional dianggap sebagai modal utama dalam menghadapi tantangan global, di mana setiap individu harus saling bahu-membahu menjaga stabilitas keamanan dan harmoni sosial.
Presiden juga mengingatkan pentingnya meneladani sikap para ulama yang konsisten mengedepankan toleransi antarkelompok. Persaingan dalam politik atau kehidupan sosial adalah hal wajar, namun setelahnya semua pihak harus kembali bersatu dalam “munajat” untuk bangsa.
Dengan mengikuti bimbingan ulama yang sejuk, Indonesia diharapkan tetap menjadi rumah yang aman bagi keberagaman dan contoh nyata toleransi bagi masyarakat global.[dit]
