Selain uang tunai, penyidik juga membawa sejumlah dokumen penting dan perangkat elektronik sebagai barang bukti tambahan untuk memperkuat konstruksi perkara suap ini.
Meski lokasi penggeledahan sudah dikonfirmasi, identitas pemilik rumah masih dirahasiakan demi kepentingan penyidikan. Langkah ini merupakan kelanjutan dari rangkaian penggeledahan sebelumnya di Kantor Pusat DJBC dan beberapa kediaman tersangka.
KPK berkomitmen untuk menelusuri aliran dana dan keterkaitan berbagai pihak dalam skandal impor ini guna memastikan keadilan dan transparansi di tubuh lembaga keuangan negara.[dit]
