FAKTANASIONAL.NET, KALSEL – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, memberikan apresiasi tinggi terhadap sistem pengolahan sampah terintegrasi UGM di Yogyakarta.
Fasilitas yang dikelola melalui Pusat Inovasi Agro Teknologi (PIAT) UGM ini dinilai sebagai model percontohan nasional dalam menangani limbah secara modern dan terpusat.
Sistem pengolahan ini bekerja dengan mengumpulkan sampah dari berbagai sumber, termasuk wilayah kampus, hotel, rumah sakit, hingga lingkungan masyarakat di sekitar universitas.
Baca Juga: KPA Kecam Penggusuran PT SMART Sinar Mas: Reforma Agraria Dinilai Mandek
Sampah yang terkumpul kemudian diproses menggunakan berbagai teknologi guna memastikan tidak ada limbah yang terbuang sia-sia ke tempat pembuangan akhir.
Teknologi Inovasi dan Kapasitas Pengolahan
Sistem di PIAT UGM mencakup pengolahan sampah organik menjadi kompos serta pemanfaatan teknologi biokonversi.
Salah satu inovasi unggulannya adalah budidaya maggot yang berfungsi mempercepat dekomposisi sampah organik dengan kapasitas mencapai 10 ton per hari.
Menteri Brian Yuliarto menegaskan bahwa kelengkapan proses ini merupakan bukti nyata peran perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi lingkungan.
Ia berharap sistem ini dapat terus dikembangkan kualitasnya agar dapat direplikasi oleh institusi lain di seluruh Indonesia.
