FAKTANASIONAL.NET, INTERNASIONAL– Lawatan perdana Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat tidak hanya menjadi sorotan elite politik, tetapi juga memicu harapan besar dari kalangan akademisi muda.
Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias) secara terbuka menitipkan mandat agar hasil pertemuan di Washington DC memberikan dampak nyata, terutama pada sektor perlindungan WNI dan akses dunia kerja bagi lulusan luar negeri.
Ketua Umum Permias Nasional, Axel Hutapea, menekankan bahwa di tengah ketidakpastian geopolitik, kebijaksanaan Presiden dalam bernegosiasi sangat dinantikan oleh masyarakat, termasuk ribuan mahasiswa Indonesia yang menempuh studi di Negeri Paman Sam.
Baca Juga: Dari Washington, Presiden Prabowo Sampaikan Selamat Imlek 2577 Kongzili
Salah satu poin krusial yang diangkat oleh Permias adalah keinginan agar kunjungan ini tidak berhenti pada kesepakatan antar-negara, melainkan merambah ke penguatan ekosistem ketenagakerjaan bagi diaspora.
Axel berharap pemerintah semakin serius dalam menghubungkan riset mahasiswa di luar negeri dengan program hilirisasi nasional.
“Kami berharap bahwa dalam segala keputusan yang diambil, Presiden selalu menempatkan masyarakat, mahasiswa, diaspora sebagai bagian yang sentral dalam pemerintahannya,” ujar Axel, Rabu (18/2).
Bagi mahasiswa, indikator keberhasilan kunjungan Presiden ke Washington bukan sekadar jabat tangan formal di Gedung Putih, melainkan kebijakan yang berujung pada kesejahteraan rakyat di tanah air.
Axel meyakini Prabowo mampu menavigasi tantangan global dengan keputusan-keputusan strategis yang berpihak pada kepentingan nasional.











