Selain itu, posisi penting lainnya diisi oleh Kunto Ariawan (Pembinaan Masyarakat), Maruli Tua (Wilayah V), Taryanto (Deteksi Korupsi), dan Iskandar Marwanto (Biro Hukum).
Langkah ini bukan sekadar rotasi rutin, melainkan upaya KPK memperkuat taringnya dalam fungsi penyelidikan dan penuntutan.
Dengan komposisi baru ini, diharapkan koordinasi wilayah dan analisis deteksi korupsi menjadi lebih tajam.
Penunjukan figur berpengalaman di posisi strategis diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan publik terhadap integritas lembaga dalam mengawal uang negara.[dit]
