Bagi mereka yang terbiasa melakukan latihan beban atau olahraga dengan beban kerja berat, waktu setelah berbuka adalah pilihan paling aman karena cadangan energi otot (glikogen) sudah terisi.
”Latihan dengan intensitas lebih tinggi, lebih baik dilakukan setelah berbuka dibanding sebelum berbuka,” jelas Risky, dilansir dari CNN Indonesia.
Agar olahraga malam tetap efektif dan tidak mengganggu kualitas tidur serta istirahat.
Bagi pengidap penyakit tertentu seperti diabetes atau hipertensi, serta ibu hamil dan menyusui, konsultasi medis tetap menjadi syarat utama sebelum memulai program latihan di bulan suci ini.
Baca Juga: Tips Memilih Kurma Asli: Jangan Terkecoh Manisnya Sirup Gula dan Pemanis Buatan











