FAKTANASIONAL.NET– Eskalasi situasi keamanan di kawasan Timur Tengah memicu respons cepat dari Pemerintah Indonesia.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI secara resmi mengimbau warga negara Indonesia (WNI) untuk menunda rencana perjalanan ke wilayah tersebut hingga kondisi dipastikan kembali kondusif.
Imbauan ini menyasar masyarakat yang berencana melakukan kunjungan langsung maupun sekadar transit di negara-negara terdampak.
Langkah tersebut diambil sebagai antisipasi terhadap dinamika keamanan yang tidak menentu dan potensi gangguan jadwal penerbangan di kawasan.
Baca Juga: Ketegangan di Timur Tengah: Mengapa Sekutu AS Kompak Menolak Perang?
Direktorat Pelindungan WNI bersama sejumlah Perwakilan RI di Timur Tengah saat ini tengah melakukan pemantauan ketat selama 24 jam.
Selain memantau kondisi lapangan, koordinasi intensif dilakukan untuk memastikan keselamatan para WNI yang menetap di sana.
“Perwakilan RI telah mengimbau seluruh WNI di wilayah terdampak untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan,” tulis pernyataan resmi yang dirangkum pada Minggu (1/3).
Beberapa poin utama yang ditekankan bagi WNI di lokasi antara lain:
