Menteri UMKM Maman Abdurrahman: Kredit UMKM Capai Rp2.000 Triliun, Persoalan Hilir Jadi Pemicu Kredit Macet

/Dok. Partai Golkar

“Makanya saya selalu bilang bahwa NPL tinggi itu bukan serta-merta hanya kesalahan pihak bank saja. Dan UMKM itu kesalahan kita semua,” tegas Maman.

Ia menambahkan bahwa kegagalan usaha yang berujung pada kredit macet tidak hanya merusak laporan keuangan bank, tetapi juga memicu dampak sosial yang nyata di tingkat rumah tangga pelaku usaha.

Fokus pada Daya Saing dan E-Commerce

Mengingat peran vital UMKM sebagai penopang ekonomi saat krisis 1998 dan pandemi Covid-19, pemerintah kini mulai menitikberatkan kebijakan pada penguatan ekosistem hilir.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pengaturan biaya layanan di platform e-commerce.

Langkah ini bertujuan agar margin keuntungan pelaku UMKM tidak tergerus oleh biaya admin yang tinggi, sehingga mereka memiliki napas lebih panjang untuk memutar modal.

“Dengan demikian, alokasi kredit yang besar harus diimbangi dengan penguatan pasar dan keberlanjutan usaha agar tidak berakhir sebagai beban kredit macet,” pungkasnya.

Exit mobile version