Kondisi ini sangat menyiksa, terutama bagi anak-anak dan lansia yang harus bertahan di dalam mobil yang sesak tanpa pasokan logistik yang memadai di tengah cuaca yang tak menentu.
Data dari Kementerian Kesehatan Lebanon mencatat lebih dari 83.847 orang telah kehilangan tempat tinggal. Rekaman visual menunjukkan banyak warga yang nekat berjalan kaki sambil menjinjing tas seadanya karena kendaraan mereka tidak bisa bergerak.
Krisis ini menjadi pengingat nyata betapa cepatnya konflik bersenjata menghancurkan tatanan hidup warga sipil dalam hitungan jam.[dit]











