Bedah Buku “Prabowonomics” di ITB, Syahganda Nainggolan Serukan Persatuan Nasional Hadapi Krisis Global

Syahganda Bedah Strategi Kepemimpinan Prabowo dalam Geopolitik Global./Dok. Ist

“Pesan buku ini sederhana, agar rakyat percaya kepada Presiden Prabowo. Dalam situasi krisis, kita butuh kepercayaan dan persatuan nasional,” tambahnya.

Refleksi Demokrasi dan Kritik Konstruktif

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, yang hadir sebagai keynote speaker, memberikan apresiasi tinggi terhadap isi buku tersebut.

Menurutnya, karya Syahganda tidak hanya bicara soal angka ekonomi, tetapi juga menyentuh esensi demokrasi Indonesia.

“Iya, saya sudah membaca buku ini. Judulnya memang fantastis, tapi isinya berisi berbagai pandangan tentang demokrasi, koreksi yang membangun, dan persatuan nasional,” kata Dasco.

Dasco menilai buku ini sangat relevan untuk menjadi bahan refleksi publik mengenai langkah-langkah yang harus diambil bangsa Indonesia di masa depan.

“Buku ini berbicara tentang Indonesia ke depan, tentang harapan dan apa yang harus kita lakukan. Karena itu menurut saya buku ini memang harus dibaca,” imbuhnya.

Kehadiran Tokoh Nasional

Peluncuran buku ini turut dihadiri oleh deretan tokoh penting, termasuk Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Hadir pula Rektor ITB Tatacipta Dirgantara, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian, Ketua Komisi XI DPR RI Misbakhun, hingga tokoh buruh Jumhur Hidayat.

Kehadiran para tokoh lintas sektor ini mempertegas bahwa gagasan dalam “Prabowonomics” menjadi diskursus penting bagi masa depan pembangunan nasional.

Exit mobile version